Rabu, 12 Mei 2010

Atlet Bulutangkis ?


Kali ini saya akan mebahas mengenai hoby saya, bulutangkis.!
Sejak SD saya sudah tertarik pada olah raga ini. Olahraga yang menurut saya merakyat, siapapun bisa bermain dan mudah untuk mendapatkan alatnya. Bukan seperti golf, motor gp,dll yang memang olahraga mahal.
Saya jadi teringat saat saya mulai tekun dalam olah raga ini,tepatnya SMP. Saya berkesempatan untuk mewakili 2 sekolah yang berbeda dalam pertandingan bulu tangkis junior. Sejak saat itu cita-cita saya berubah ingin sebagai atlet bulu tangkis Nasional. Walaupun tidak berhasil masuk babak final, tapi saya bangga, sekolah pun bangga dan teman"saya juga menepukkan tangannya dibahuku, begitu seperti pemain nasional saat berhadapan lawan dengan memiliki supporter yang banyak, bersorak-sorak ^^. Impian itu kini hanya sebatas hoby yang masih saya tekuni sampai saat ini.

Seperti yang kita tahu saat ini sedang berlangsung Piala Thomas dan Uber Cup 2010 dari tanggal 9-16 Mei 2010 mendatang di Kuala Lumpur,Malasya. Saya tidak berhenti melihat tv untuk menyaksikan pertandingan demi pertandingan berlangsung. Sebelum lebih jauh saya akan memberikan sekilas mengenai sejarah lahirnya uber dan thomas cup.

"Pada waktu IBF didirikan Sir George Thomas dipilih sebagai ketua kemudian pada tahun 1955
karena dengan alas an ia sudah tua maka jabatan itu dilepaskan sehingga namanya diabadikan
dalam sejarah bulutangkis, dalam huruf emas pada Piala Thomas Cup. Negara pertama yang
berhasil merebut piala Thomas Cup adalah Malaya pada tahun 1949. Kejuaraan Thomas Cup
itu, dianggap sebagai kejuaraan dunia bulutangkis antarnegara, maka pada tahun 1958
Indonesia berhasil merebut piala Thomas Cup dengan mengalahkan Malaya, kemudian pada
tahun 1961 kembali Indonesia mampu mempertahankan piala Thomas Cup dengan
mengalahkan Muang Thai 6 – 3. Pertandingan piala Thomas Cup waktu itu mempertandingkan
9 party, yang terdiri dari 5 single dan 4 double yang harus selesai dalam dua hari berturut-turut.
Bagi pemain-pemain wanita diadakan pertandingan-pertandingan semacam piala Thomas Cup
yang diberi nama ” Uber Cup” dinamakan demikian karena penyumbang piala Uber Cup adalah
Ny. Betty Uber. Ny Betty Uber tergolong tokoh yang terkemuka dari dunia bulutangkis Inggris,
mereka telah mewakili negaranya dari tahun 1926 hingga tahun 1950 selama 27 kali bermain ia
belum terkalahkan baik dalam pertandingan single, double dan double campuran.pada tahun
1949 Betty Uber masih berhasil untuk memenangkan double puteri All-England bersama
dengan Nn. Q. L. Allen. Kejuaraan double campuran, yang merupakan permainan kuat baginya,
beliau telah memenangkan sehingga delapan kali dalam kejuaraan All-England dalam sembilan
tahun ber-turut-turut pendek kata seorang penyumbang piala kejuaraan puteri antar-negara
yang patut dihormati.regu puteri Amerika Serikat telah menggondol piala “ Uber” untuk pertama
kalinya pada tahun 1957 dan kedua kalinya pada tahun 1960. dalam pertandingan Uber-Cup
telah dimainkan tujuh party, tiga single dan empat double, dalam satu hari : juga
pertandingan-pertandingan ini dilangsungkan sekali dalam tiga tahun, untuk mana negeri-negeri
peserta di golongkan dalam empat zone."

Sebagai pecinta bulutangkis saya tidak berhenti mensupport para atlet-atlet badminton demi mendapat gelar juara dan tentunya mengharumkan nama "INDONESIA". Walaupun cita" saya tdak tersalurkan, tapi saya bangga saya bisa mencintai olah raga yang selalu membuat negara lain mengakui kalu kita BISA DAN mAMPU! Salah satu sikap nasionalisme saya ada menghargai dan mendukung pahlawan indonesia dalam bidang apapun termasuk olah raga bulutangkis. Apapun yang dibicarakan negara lain tentang kejelekan Indonesia, tapi saya yakin mereka mampu membuat INdonesiA bangga , dan mengharumkan nama Indonesia.!
Merdeka!

Selamat berjuang para Putra-putri terbaik bangsa! ^^

0 komentar: