Kamis, 15 September 2011

bukan sekedar iseng

Posted by with No comments
Bicara soal jualan, jangan lagi ditanya deh kenapa saya paling suka sama kegiatan itu. Mungkin bisa dibilang turunan, kakek/nenek saya senang dengan namanya berjualan begitupun keluarga saya. Jangan heran kalau jualan itu sudah menjadi aktifitas dan hobi saya sampai saat ini, walaupun saya tahu bahwa jualan itu nggak gampang dan ngga secepat kilat barang itu habis. Semua suka cita itu sudah cukup saya alami, apalagi masalah komplain. ih... sudah kebal! :D
Berawal dari berjualan saat saya menginjak bangku SMA, awalnya hanya iseng saja membantu nenek saya yang senang membuat kripik balado akhirnya saya berinsiatif untuk membantu menjualnya di lingkungan sekolah, lumayan menambah kroscek saya dan nenek saya. Dulu nenek saya masih sangat kuat untuk memasak, skrg sudah tidak. Kami mengerjakannya berdua, nenek saya yang membuat kiripiknya dan kemudian saya membungkus sampai menglemnya. Saya mengerjakannya sebelum tidur tepatnya malam hari, seru lho dan saya sungguh merasakan bahagianya dan usahanya anak-anak yang menjual makanan yg ibunya buat untuk dijual di jalanan atau dijual didalam kendaraan umum. Awalnya saya hanya mencoba membawa 10 bungkus ke sekolah saya, pertama kali berjualan di sekolah banyak yang belum mengetahui kripik apakah itu? dengan jurus marketing dasar yang saya punya dengan mengandalkan kelincahan lidah dan mulut akhirnya berhasil, satu per satu teman-teman dikelas saya membelinya. Terdengar kata "Enak ya", tahukah sebagai pedagang makanan, kata itu sungguh membuat bahagia dan selalu ingin menjual lbh banyak demi kepuasan perut konsumen :). Terjual habis, bahagia terasa begitupun dengan nenek saya "Alhamdulillah". Alhasil hari demi ari dagangan saya semakin bertambah jumlahnya dari 10 bungkus menjadi 25 bungkus dan kemudian menjadi 50 bungkus perharinya bahkan ada ukuran kecil ataupun besar yang dijual  sesuai dengan kantong pelajar. Ketika saya hampir lulus pun saya masih eksis berjualan di sekolah, nggak cuma dikalangan murid, gurupun menjadi langganan saya. Dan perjuangan itu saya lakukan bersama motor astrea '92 yang kini telah tiaada. hiks. Kegiatan ini bukan semata-mata mencari tambahan uang melainkan demi membuat nenek saya tersenyum bahagia karena kiripik buatannya laris manis .. he he..
Tidak hanya jual makanan, saya menerima pesanan CD/MP3/VCD yang dulu belum hits mp3 player, membajak sih tapi banyak aja order-an saya ha.ha. Lagi-lagi ngga cuma murid disana yang memesan untuk ngasih cd lagu2 cinta kepada sang pacar, gurupun ngga ketinggalan dengan lagu-lagu dijamannya yang akan didendangkan di ruang guru. haha . Selain itu menjual bola-bola bantal dan masih banyak lagi. Banyak yang bilang saya itu orang "padang banget!"  bisalah anda mengartikan sendiri *senyum*.

Beranjak remaja menuju dewasa saya memasuki dunia perkuliahan, kembali dengan keisengan saya memakai kaos kaki lucu-lucu dan itu pula yang saya jual sampai sekarang ini, berjualan kaos kaki. Sudah hampir 3 tahun ini saya berjualan kaki.Alhamdulillah sampai saya lulus dari almamter itupun saya masih dibanjiri pesanan kaos kaki. Biasanya saat saya kuliah,seminggu sekali saya rutin menjual kaos kaki2 baru, sekarang karena rutinitas yang agak sibuk, kerja lalu kuliah di kampus yang berbeda waktu saya untuk mengambil pesanan pada sang empu agak terhambat. Awalnya hanya menjual dengan motif2 untuk perempuan yang suka memakai cats dan berkembang ke kaos kaki para lelaki dengan motif polos atau belang-belang. Alhamdulillah keisengan saya membuahkan hasil yang sampai sekarang jualana ini masih saya tekuni. Pesanan silih berganti, semakin lama semakin banyak jumlahnya. Bahkan saya ingat salah satu senior saya suka lupa hari, akhirnya dia membeli kaos kaki yang ada nama harinya dan belinya pun ngga cuma sepasang tapi 7 pasang sesuai dengan jumlah hari. :D. Sekarang pelanggan saya sudah mulai mencuat, ngga cuma kaos kaki untuk converse, kaos kaki kerja atau futsalpun ada. Banyak yg mendoakan saya, semoga saya punya pabrik kaos kaki, "amin".... Sampai-sampai mereka semua menamakan produk saya dengan nama dedeph collection, tanda cinta mereka terhadap dagangan saya :) Pelanggan setia saya kebanyakan adalah rekan-rekan Himpunan saya tercinta. Follow twitnya : @dephcollection

Ada satu lagi usaha yang masih saya kerjakan bersama sahabat-sahabat saya yaitu usaha baju/barang yang mengenai Go Green atau Save Our Earth. Unless Campaign namanya, semua temanya kampanye tentang lingkungan, mengajak rekan-rekan untuk selalu peduli dan membiasakan dari sesuatu yang kecil. Alhamdulillah usaha ini sudah berjalan 1 tahun Agustus kemarin. Jatuh bangun, menyamakan pikiran dan visi misi, itulah menjadi salah satu pr buat kami. Sejauh ini kami mampu mengatasinya. Sudah ada beberapa pesanan yang hadir dengan profesionalitas dan tanggung jawab terhadap konsumen. Ngga terlaluu sulit memang karena sebelumnya kami sudah kenal lama dan untuk mengolah serta memajukkan usah ini. Saya berharap semakin lama nama kami semakin dikenal masyarakat dan membantu kami untuk senantiasa berkampanye tentang lingkungan. Dan barang-barang kami bisa menciptakan "sesuatu" yang didaur ulang. Pesanan juga semakin banyak. Amin Ya Allah :)

# mari menciptakan sesuatu yang bisa menyenangkan diri sendiri ataupun orang lain, dan itu yang saya lakukan dengan berjualan. Ikhlas, kerja keras dan sabar kunci berjualan. Konsumen itu beda orang beda sifat dan beda cerewetnya hehe..

0 komentar: