Senin, 14 April 2014

Ternyata Mereka Bisa Akur Kok! :D

Posted by with No comments
Sudah satu tahun ini ada penghuni baru di rumah. Sebenarnya yang merasa senang mereka hadir itu, mama. Mungkin karena beliau merasa kesepian di rumah, anak-anak yang sudah besar dan punya kesibukkan masing-masing maka dari itu beliau bahagia sekali. Siapa kah mereka? Nah, sudah satu tahun lebih ini kami sekeluarga punya peliharaan baru. Mereka itu kucing-kucing dan ikan-ikan. Berawal dari seekor kucing betina yang datang saat kami sedang merenovasi rumah. Kami menamainya mily--panjangnya milikiti :D. Sejujurnya bahwa ayah dan salah satu adik tidak menyukai kehadirannya, berhubung mereka punya alergi yang sama, asma. Banyak juga yang tidak menyarankan untuk memelihara kucing. Mungkin lebih menjaga intesitas kedekatan kami saja kepada mereka, tetapi karena ibu saya telaten merawatnya, memberinya makan, kami sekeluarga jadi menyanyanginya. Mitosnya, kalau kucing datang ke rumah kita tiba-tiba, tandanya si kucing tahu siapa yang benar-benar bisa merawatnya dan mendatangkan rejeki. Nah kalau masalah rejeki itu kita pasrahkan kepada Allah SWT, sesungguhnya pemberi rejeki utuh adalah Dia.  Eh tidak lama kemudian papa saya memutuskan untuk membuat satu kolam ikan kecil di teras rumah. Itu keinginan beliau ketika beliau pindah ke kota Bandung. (*Sebelumnya tinggal di Sumatera). Kolam tersebut diisi dengan ikan berjenis Nila. Katanya supaya bisa beranak pinak dan bisa dimakan.. haha kalau yang ini sih saya gak tega ya.. Setelah beberapa lama adikku membawa ikan Koi, digabungkanlah bersama dengan Nila. Hasilnya? Aman terkendali kok ;)

sleeping beauty
Millykiti

Untungnya kucing ini gak susah kalau diajarin. Mulai dari pup dan buang air kecil di tanah, tidak tidur di dalam rumah (*kecuali diijinkan), intinya tidak membuat susah mama. Ini semakin membuat mama menyukainya. Lambat laun si milly beranjak dewasa, sebagai kucing betina diapun hamil. Ini yang ditakutkan kami sekeluarga, bakal repot ngurusinnya. :( Kalau kata papa si milly itu spesial, dapet sarapan/makan siang/makan malam dapat juga snack (sejenis friskies, makanan kucing kiloan). hahahaa Intinya melebihi si tuan rumah.. Dia itu termasuk kucing yang setia. Kalau kita tidak ada di rumah, ya dia berjaga-jaga di depan rumah, mengawasi gerak-gerik hewan atau orang lain. Pernah suatu kejadian kami tidak ada di rumah, nenek dan tante saya datang ke rumah, si milly ini ngikutin kemana kaki mereka pergi, dari depan, kamar, dapur, dll. mungkin dia takut pencuri haha. Mereka jarang datang ke rumah dan mencium aroma yang berbeda kali ya.. Singkat cerita beberapa bulan kemudian si milly melahirkan, duh rasanya kasian banget deh melihat perjuangan dia mau melahirkan, merasa sakit di mana-mana, bawaan ngamuk terus. Dus sih sudah tersedia diluar, sudah kami persiapkan. Tahukah bahwa dia melahirkan jam 1 dini hari dan disaat itu pula kami tidak nyenyak tidur. Tanpa terdengar suara kesakitan besok paginya saya melihat dia sudah keluar dari dus dan jalan-jalan.. hadeuh.. pas dilihat di dus ternyata ada 4 bayi kucing. wow banyak sekali bukan dan semuanya belang. Dua jantan dan dua betina. Ini jadi bahan pemikiran mama, nambah 4 anak mam! :D


Baby Cat
kolam ikan papa
Lalu disamping si milly melahirkan, ternyata si nila dan koipun melahirkan dengan jumlah yang mencapai 100 lebih. Wow. Kami mengetahuinya ketika mau menguras kolam ikan, banyak jentik-jentik ikan kecil. Kata orang itu semua rejeki.. hehehe Amiiin.. Kalau kucing-kucing kami beri nama, mereka miko, koko, moly dan tribel. Tapi tidak untuk ikan-ikan, kami tak punya stok nama dengan jumlah 100 *cheers*. Sayangnya satu kucing kami mati karena tertabrak mobil yang sedang melintas di depan rumah. Kami memiliki 3 kucing sama dengan anak mama. heu. Mereka semua sudah beranjak besar-besar dan pastinya porsi makanpun bertambah. 


Bagi saya ini ada suatu peliharan yang ajaib karena memelihara kucing dan ikan. Di mana mereka saling bermusuhan artinya ikan adalah santapan kucing, tapi mereka enggan buat menyentuh apalagi memakannya. Yang ada mereka menjaga kolam ikan papa dari serangan kucing lain, ya seperti satpam. :D 

Mungkin bagi saya ini persahabatan yang indah dan mengambil kesimpulan kalau tidak selamanya musuh akan jadi musuh tapi akan menjadi teman, dimana lingkungan akan membentuk keduanya menjadi lebih baik dan akur. *cheers*



tiga sekawan

baby cat dan fishes 


0 komentar: