Senin, 23 Juni 2014

senja sore itu

Posted by with No comments
Sudah begitu lama rasanya semua ini hilang dalam benakku. Menutup semua mata untuk melihat apa yang sudah tak lagi seharusnya aku lihat. Membuka telinga kanan lalu menutupnya, dicerna beberapa detik lalu aku keluarkan melalui telinga kiri. Menutup lembaran-lembaran yang seharusnya tak lagi aku pandangi. Menatap lama gambaran-gambaran yang begitu saja melintas dipikiranku. Tak seharusnya aku kembali membukanya. Hanya karena dua buah kata lalu kembali mengingatnya?  

Sekuat tenaga dan hati untuk meneruskan perjuangan yang tak sepatutnya diperjuangan karena sebuah kekeliruan hati. Berada di antara hampa atau melayang. Dua-duanya sama-sama kosong. Pernahkan berdiri diantara kekosongan? Yang ada hanya ada gema suara. Terasa percuma menggemakan suara diantara kekosongan, percuma... Seperti layang-layang yang mengudara ketika berada di atas awan, semua orang bergerak mengejar, tapi setelah jatuh hanya ada satu yang berhak memilikinya. Lalu Siapa Dia? 

Sudah terlalu jauh rasanya aku melepaskan semuanya, melepaskan apa yang tak seharusnya aku lihat dan rasakan. Pergi menjauh lalu kembali didekatkan. Bagiku, ini seperti luka yang baru saja mengering lalu kembali terkoyak.. Aku berharap sembuh, tapi ada saja yang mampu melukainya.. Kenapa oh Tuhan?

Kini senyumku hanya sebatas itu, sebatas kamu pernah melihatku sore itu. Menorehkan kembali ingatan aku tentang itu memang mudah, namun mengembalikan waktu saat itu dan menghentikannya, aku takkan pernah bisa... Belajarlah menerima waktu dan menjalankannya...

Sungguh, kerinduan ini takkan pernah terbentung walau setiap kali aku mengelak. Semoga saja ini hanya perasaanku setiap sore hari. Dan.. sore itu adalah aku diantara banyak orang menantiku. Hanya kamu yang membuat senjaku muncul. Aku senja yang takkan pernah kembali dan ada dalam kehidupan soremu.. Aku takkan ingin banyak bercerita, karena hati ini terlalu pelik untuk diceritakan.... Biarlah senja menjadi mata untuk hatiku..


Bandung, 26 Juni 2014




0 komentar: