Selasa, 01 Juli 2014

Bicara Soal Jodoh

Posted by with 2 comments
Jodoh.. mungkin ini adalah sesuatu yang ditunggu bagi semua orang yang sudah cukup 'mapan' untuk bisa menikah. Jodoh juga tak kerap menjadi sebuah pertanyaan disaat orang-orang yang 'mampu' atau siap tapi tak kunjung hadir diantara kita, seiring dengan usia yang semakin lama terus bertambah.

“Sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulang rusuk. Dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atas. Jika Anda meluruskannya, sama artinya Anda memecahkannya. Jika Anda biarkan, dia akan tetap bengkok. Karena itulah, Anda harus selalu memberi nasihat-nasihat kebaikan. (HR. Muslim)

Bicara soal jodoh, kita harus selalu percaya bahwa Allah sudah mempersiapkan semuanya yang terbaik. Sama dengan maut dan juga rejeki mereka semua takkan pernah tertukar. Jodoh adalah sesuatu yang sangat misteri. Ada yang sudah lama sekali pacaran bahkan hingga 10 tahun, tapi Allah tidak menakdirkan mereka untuk menikah. Ada yang baru berkenalan tidak lebih dari enam bulan mereka ditakdirkan Allah untuk menikah. Ada juga yang sudah Allah gariskan jodohnya dengan menikah dengan orang yang dicintainya. Semua itu hanya bagian dari rahasia Allah yang kita tak pernah tahu akan berakhir dengan siapa. Apakah teman dekat, teman sekolah, teman kuliah, tetangga, atau teman baru.

Berwasiatlah kepada wanita. Karena sesungguhnya wanita terbuat dari tulang rusuk, dan yang paling bengkok dari tulang rusuk bagian atasnya. Jika engkau luruskan maka engkau mematahkannya. Tapi jika engkau tinggalkan, maka ia tetap bengkok. Maka berwasiatlah dengan wanita. (HR. Abu Hurairah)

Bagi semua orang yang sudah merasa dirinya mampu, rasanya ingin sekali Allah mempertemukan dirinya dengan jodohnya. Sering kali pertanyaan keluarga dan juga kerabat membuat mereka semua gelisah. Jawaban yang sering diucapkan yaitu "amin".. Allah mempunyai tiga pilihan dalam menjodohkan manusia satu sama lain. Pilihan pertama adalah cepat mendapatkan jodoh. Pilihan kedua, lambat mendapatkan jodoh, tapi suatu saat pasti mendapatkannya di dunia. Pilihan ketiga adalah tidak mendapatkan jodoh di dunia tapi mendapatkannya di akhirat kelak.

"Wahai para pemuda, barang siapa diantara kalian yang sudah mempunyai ba’ah (kemampuan), maka hendaklah ia menikah, karena hal itu lebih menjaga pandangan dan kemaluan. Barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah berpuasa, karena ia merupakan perisai."

Banyak perempuan atau bahkan laki-laki yang dikarunai oleh Allah untuk menikah disaat usianya masih sangat muda. Tak jarang pula Allah memberikan jodoh disaat mereka dalam usia yang sangat matang. Hal itu adalah bagian dari rejeki yang Allah berikan. Bagi sebagian laki-laki masalah jodoh dan pernikahan itu tidaklah menjadi masalah yang besar, namun bagi sebagian besar perempuan hal ini akan menjadi masalah yang sensitif. Apalagi bagi sebagian besar dari mereka sudah memiliki usia yang cukup untuk menikah. Ada beberapa hal yang dipikirkan yaitu memiliki anak. Jika dibatas usia "rawan" mereka tak dihadirkan jodoh rasa gelisah itu akan semakin dalam. Tapi ketahuilah bahwa Allah sudah mempersiapkannya sampai Allah benar-benar melepaskannya untukmu.

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)” (QS. An-Nur: 26).

Bagi mereka yang sudah lama sendiri, tak terlihat memperkenalkan pasangannya kepada orang tua, terkadang orang tua selalu bertanya-tanya. Siapa jodoh anak saya Ya Rabb?? Beliau sepanjang hari berdoa untuk memberi kemudahan anak-anaknya mendapat jodoh yang baik pilihanMu. Banyak yang mengatakan, "kalau itu jodoh kamu, jalannya akan terasa mudah dan ketika ia mengajakmu menikah kamu mengiyakannya". Janganlah berputus asa dengan rahmat Allah SWT.

Jodoh itu akan datang sendiri apabila kita sendiri sudah "siap" untuk menikah, begitu kata mereka-mereka yang sudah mengalaminya. Semua itu kembali ke dalam diri kita masing-masing. Ada beberapa cara untuk kita lebih dekat dengan jodoh kita. Terus memperbaiki diri kita, apabila ingin mendapatkan pasangan yang shalih/shalihah maka kita harus berusah untuk menjadi itu. Tidak berputus asa dalam berdoa, teruslah meminta karena sesungguhnya Allah akan mengabulkan segala doa kita, bersabarlah. Memperbanyak ibadah sunah. Memiliki kriteria yang tidak muluk, Rasulullah mengatakan jika kita tidak dapat memperoleh semuanya, maka pilihlah yang agamanya paling baik. Memperluas pergaulan dan meminta bantuan orang lain.

Jodoh tetap akan menjadi rahasia untuk kita yang sedang menunggu. Terus bersabar, lebih dekat denganNya dan terus memperbaiki diri. Semoga kita menemukan jodoh yang sama-sama mencintai-Nya. Amin.



gambar from : ms-energy.blogspot.com




2 komentar:

dhinot mengatakan...

huwaaa, jodoh saya siapaa?? :p

.dedeph. mengatakan...

kenapa din? :D
siapa ya? cuma jadi takdir Allah..

aku juga gak tahu siapa yang jadi jodoh saya :))