Kamis, 23 Maret 2017

Belajar Bahasa Hindi (Part 2: Penghubung [to be])

Posted by with 2 comments
Saya akan mencoba melanjutkan bahasan mengenai belajar Bahasa Hindi. Sebelumnya kalian bisa membaca bagian satunya di sini. Belajar Bahasa Hindi tidaklah sesederhana Bahasa Indonesia dalam penggunaan kalimat atau imbuhannya. Hindi juga banyak menerapkan sistem  Bahasa Inggris, ada kalimat dalam bentuk past tense, present, atau Continuous. Tapi kali saya tidak akan membahas mengenai itu. Kita belajar hal-hal dasar dalam Bahasa Hindi terlebih dahulu.

Dalam Hindi juga dikenal istilah to be seperti Bahasa Inggris. To be adalah kata kerja yang berfungsi sebagai penghubung antara objek dengan subjek dan juga berfungsi sebagai kata kerja bantu dalam sebuah kalimat. To be dalam bahasa Hindi selalu diletakkan di akhir kalimat. Namun, dalam konteks komunikasi sehari-hari, orang India biasa meletakkan to be di tengah kalimat, sesudah subjek ataupun di awal kalimat. [1]

Saya: I am : Main ... hoon ( मैं ... हूँ )
Kamu: You are: Aap ... hain ( आप ... हैं )
Kamu: You are: Tum ... ho ( तुम ... हो )
Kamu: You are: Tu ... hai ( तु ... है )
Kami: We are: Hum ... hain ( हम ... हैं )
Dia: He / she / it is: Yah / vah ... hai ( यह / वह ... है )
Mereka: They are: Ye / ve ... hain ( ये / वे ... हैं )

Jadi, "hain" digunakan untuk kata ganti orang Kamu, Kami, dan Mereka. "Hoon" hanya milik kata ganti saya, sedangkan "hai" untuk kamu atau dia (laki-laki/perempuan).

Dalam Hindi juga ada perubahan kata ganti pada orang, seperti I menjadi Me yang disebut dengan oblique case adalah sebuah kasus perubahan posisi sebuah kata dari posisi subjek menjadi objek.

Saya/aku: Main --> Mujh ( मुझ )
Kita / kami: Hum ( हम )
Kau: Tu --> Tujh ( तुझ )
Kamu: Tum ( तुम )
Anda: Aap ( आप )
Dia/ini (dekat): Yah --> Is ( इस )
Dia/itu (jauh): Vah --> Us ( उस )
Mereka/ini (dekat): Ye --> In ( इन )
Mereka/itu (jauh): Ve --> Un ( उन )

Kata 'hum', 'aap' dan 'tum' tidak terjadi perubahan bentuk.

Misalnya sering ditemukan pada lirik lagu Hindi atau percakapan sehari-hari yang sederhana  "tum mujhse pyaar karte ho" memiliki arti "Kamu mencintaiku". Main yang arti saya berubah menjadi mujhse karena 'aku' berperan sebagai objek. Setelah ada Mujh ada akhiran -se tu karena -se salah satu postposisi dalam bahasa Hindi yang memiliki arti 'dengan' atau 'dari'. Kalau diartikan secara per kata kalimat "tum mujhse pyaar karte ho" itu berarti 'Kamu cinta denganku'. [2]

Mujh + ko = Mujhko / mujhe (padaku)
Tum + ko = Tumko / tumhe (padamu)
Aap + ko = Aapko (pada Anda)
Tu + ko = Tujhko / tujhe (pada kau)
Hum + ko = Humko / hamen (pada kita/kami)
Is + ko = Isko / ise (padanya)
Us + ko = Usko / use (padanya)
In + ko = Inko / inhe (pada mereka)
Un + ko = Unko / unhe (pada mereka)
……
Mujh + se = Mujhse (denganku/dariku)
Hum + se = Humse (dengan kita/dari kita)
Tum + se = Tumse (denganmu/darimu)
Tu + se = Tujhse (dengan kau/dari kau)
Aap + se = Aapse (dengan Anda/dari Anda)
Is + se = Isse (dengannya/darinya)
Us + se = Usse (dengannya/darinya)
In + se = Inse (dengan mereka/dari mereka)
Un + se = Unse (dengan mereka/dari mereka)

Partikel 'Ji ( जी )'dalam bahasa Hindi digunakan untuk menunjukan rasa hormat kepada orang yang sedang kita ajak bicara atau partikel 'Ji' digunakan jika kita sedang bicara dengan orang yang lebih tua dengan maksud untuk memberi rasa hormat kepadanya. Orang-orang India seringkali menggunakan atau menyelipkan kata 'Ji' dalam percakapan sehari-hari. [3] Misalnya: Apakah Anda seorang dokter? = Kya aap ek daaktar hain ji?


http://id.wikihow.com/Mempelajari-Bahasa-Hindi

2 komentar:

Chika Hs mengatakan...

Aku.. Belum paham... >.<

.dedeph. mengatakan...

hehheee memang the harus dipelajari seksama dan banyak sering nonton film india hahhahaa