Hichki: There are no bad students, only bad teachers || Review Film

Bagi yang dulu senang menonton Kuch Kuch Hota Hai atau Black pasti sering mendengar nama Rani Mukherjee atau Rani Mukerji. Kali ini Rani kembali berakting di film terbarunya HICHKI setelah hampir 4 tahun rehat dari dunia akting pascamenikah dan melahirkan. Saya sendiri rindu aktingnya setelah film terakhirnya Mardaani tahun 2014. Saya sempat mendengar akan ada film baru yang akan dibintangi Rani dan diproduserin oleh suaminya sendiri, Aditya Chopra. Sayapun merasa antusias untuk menontonnya. Trailer yang muncul akhir tahun 2017 lalu sudah menembus 18 juta penonton di chanel youtube yrf (yash chopra film). Kembalinya Rani di dunia Bollywood membawa angin segar bagi para fans Rani di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Rani berjanji dia akan tetap ada setiap tahun untuk para penonton Bollywood. Sayapun antusias untuk menonton Hichki pada hari ke-2 penanyangannya di bioskop Bandung walaupun nonton sendirian.😋 Tak seperti kebanyakan film, film Bollywood di Indonesia hanya memiliki waktu tayang yang tak lama. Namun, tak perlu khawatir bagi yang tinggal di Jakarta, film Bollywood akan lebih lama tayang daripada di Bandung. 


Hichki (Hiccup) yang tayang 23 Maret 2018 lalu ini bercerita tentang seorang guru Naina Mathur (Rani Mukerji) yang menderita Tourette Syndrome atau lebih dikenal dengan gangguan saraf yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan yang spontan (tic) tanpa bisa mengontrolnya. Film ini diadaptasi dari buku Brad Cohen dan film America Front Class tahun 2008. Naina sudah banyak ditolak oleh beberapa sekolah dari tempat tinggalnya karena mereka menganggap gangguan yang diderita akan menjadi penghalang ia sebagai seorang guru. Suatu hari, setelah banyak penolakan akhirnya dia mendapatkan pekerjaan impiannya sebagai guru di salah satu sekolah paling elit di kotanya, St. Notker's. Lalu, ia menyadari bahwa kelas yang dapatkan, yaitu kelas 9F yang hanya terdiri dari 14 siswa yang nakal. Sebelumnya mereka adalah siswa di salah satu sekolah negeri. Ada hal yang membuat mereka terpaksa di sekolah tersebut. Hal ini yang membuat mereka  didiskriminasi oleh teman-temannya. Siswa 9F sering mengejeknya karena suara cegukan dan sindrom yang diderita Naina. Karena ini kesempatan, keinginan, dan motivasinya yang kuat, Naina harus berjuang untuk memastikan bahwa siswanya menyadari potensi mereka yang sebenarnya dan menghapus ketakutan mereka bersekolah di sekolah elit. Banyak hal yang dilakukan Naina untuk memastikan ia dan siswa nya tidak dikeluarkan karena kenakalan mereka. Naina juga harus berjuang melawan Pak Wadia sebagai guru yang berhasil membawa siswa kelasnya menjadi kelas terfavorit setiap tahun.

Siddharth P. Malhotra sang sutradara juga berhasil mengarahkan Rani dan anak-anak 9F mendapatkan cinta dan pujian penonton. Menghadirkan karakter Naina membuat suara seperti ‘waa waa’ dan ‘chak chak’ secara acak. Penempatan 'waa waa' terdengar sangat menarik. Saya rasa ini butuh tenaga dan akting yang sangat baik untuk mendapatkan karakter khas dari seorang yang mengidap Tourette Syndrome ini. Hichki layak untuk diapresiasi. Hichki adalah film yang penuh emosi, ada tawa, bahagia, sedih, dan banyak pesan moral di dalamnya. Tak hanya hubungan Naina dengan siswa-siswanya tapi juga terhadap keluarganya. Bagaimana keluarga membentuk karakter Naina yang begitu menganggumkan. Film ini juga memperlihatkan kemampuan dari kekurangan seorang guru yang mengajar dengan penuh kasih sayang. Akankan Ibu Naina bertahan mengajar siswa-siswa 9F?

Menurut saya film ini bisa menjadi pilihan untuk ditonton bersama keluarga tercinta. Banyak pesan yang terkandung di dalamnya juga para pemain yang ciamik memerankan karakter luar biasa. Rani? membuktikan bahwa fakumnya ia dari dunia film beberapa tahun ini tidak menurunkan kualitasnya dalam berakting. Kini, saya jadi nostalgia saat sekolah dan mengenang guru favorit. Bagi saya guru itu spesial. Dulu saya pernah bercita-cita untuk menjadi guru dan setelah menonton ini saya jadi tertarik kembali untuk mengajar. hehe Satu quote yang saya suka adalah "There are no bad students, only bad teachers". Selamat menonton ya. 😊

Rating:  3.5 🌟



Hichki | 2018 | Sutradara: Siddharth P. Malhotra | Produser: Aditya Chopra, Maneesh Sharma| Penulis Naskah: Siddharth P. Malhotra, Ankur Chaudhry | Pemain: Rani Mukerji, Supriya Pilgaonkar, Harsh Mayar, Hussain Dalal, Sparsh Khanchandani, Neeraj Kabi, Shiv Kumar Subramaniam, dll. | Diadaptasi dari: Buku dan Film Front of the Class | Produksi: Yash Raj Films
Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates